Simpan Sekarang Kembali

Hadir di Pelatihan Manajemen Masjid PCM Sepanjang, Masjid Al-Da’wah Berbagi Ekosistem Masjid Kolaborasi

Hadir di Pelatihan Manajemen Masjid PCM Sepanjang, Masjid Al Da’wah Berbagi Ekosistem Masjid Kolaborasi

KabarMu – Masjid Al-Da’wah (dibaca: Ad-Dakwah) Geluran berkesempatan hadir dalam kegiatan Pelatihan Manajemen Masjid di Masjid Al-Manar PCM Sepanjang, Ahad, 30 Agustus 2026. Kegiatan yang diikuti kurang lebih 28 perwakilan ranting dan takmir se-wialyah PCM Sepanjang ini menghadirkan Ustadz Kusnadi Ikhwani, Ketua Divisi Pembinaan Masjid LPCR-PM PP Muhammadiyah, sebagai pemateri utama yang membahas penguatan manajemen dan pengembangan masjid Muhammadiyah.

Pada kesempatan tersebut, Bagus Setiawan dari Tim Masjid Creative Labs Masjid Al-Da’wah Geluran turut berbagi pengalaman mengenai perjalanan pengelolaan Masjid Al-Da’wah serta gagasan “Masjid Kolaborasi” yang dikembangkan sebagai pendekatan dalam membangun ekosistem masjid.

Bagus menceritakan perjalanan Masjid Al-Da’wah yang tumbuh dari aktivitas dakwah warga sejak 1980-an, dilanjutkan pembangunan Gedung Dakwah pada 2007, Tarawih berjamaah perdana pada 2009, hingga resmi menjadi Masjid Al-Da’wah Muhammadiyah Geluran pada 1 Desember 2014. Memasuki usia 12 tahun di tahun 2026, masjid terus bertumbuh melalui keterlibatan jamaah, lintas generasi, serta berbagai mitra kolaborasi.

“Masjid tidak cukup hanya ramai oleh kegiatan. Kita perlu membangun ekosistem, sistem kerja, dan ruang kolaborasi agar setiap potensi jamaah dapat terhubung, bertumbuh, dan mengambil peran dalam memakmurkan masjid,” ungkap Bagus.

Konsep Masjid Kolaborasi menempatkan masjid sebagai ruang bersama sekaligus pusat harmonisasi gerakan yang menghubungkan Ortom Persyarikatan, ketakmiran, jamaah, lintas generasi, serta berbagai potensi umat. Kolaborasi tidak berhenti pada penyelenggaraan kegiatan bersama, tetapi diarahkan untuk membangun ekosistem yang memungkinkan berbagai potensi terhubung dan bergerak dalam semangat fastabiqul khairat.

Hadir di Pelatihan Manajemen Masjid PCM Sepanjang, Masjid Al Da’wah Berbagi Ekosistem Masjid Kolaborasi

Dalam proses pengembangannya, Masjid Al-Da’wah mengoptimalkan enam aspek manajemen, meliputi tata kelola dan kebijakan strategis, infrastruktur dan fasilitas masjid, pelayanan dan pembinaan jamaah, aktualisasi keterlibatan jamaah, kolaborasi dan kemitraan, serta data, media, dan teknologi digital.

Bagus juga memperkenalkan tiga inisiatif program, yakni Program Reguler, Program Momentum, dan Program Kreatif. Program Reguler menjadi fondasi pembinaan jamaah yang berjalan rutin dan berkelanjutan. Program Momentum mengoptimalkan momen tahunan seperti Ramadhan, Idul Qurban, serta Milad Muhammadiyah dan Masjid. Sementara Program Kreatif dikembangkan secara fleksibel berdasarkan gagasan, kebutuhan, dan konteks jamaah sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.

Selain program, penguatan sistem dan digitalisasi juga menjadi bagian dari ikhtiar pengembangan. Masjid Al-Da’wah mulai mengembangkan MasjidMu+, sebuah sistem manajemen masjid terpadu untuk membantu pengelolaan data, keuangan, administrasi, dokumentasi, hingga layanan informasi dalam satu ekosistem digital. Sistem ini diarahkan untuk mendukung proses perencanaan dan eksekusi program agar semakin efektif, tertata, dan berkelanjutan.

Ekosistem tersebut turut diperkuat melalui jejaring kemitraan. Sepanjang 2024–2026, lebih dari 30 mitra dari unsur lembaga, komunitas, dan pelaku usaha telah bersinergi dalam mendukung berbagai program dan layanan Masjid Al-Da’wah Geluran.

Kehadiran Masjid Al-Da’wah dalam pelatihan ini sekaligus menjadi ruang saling belajar, berbagi pengalaman, dan bertukar praktik baik dalam pengelolaan masjid Muhammadiyah. Setiap masjid memiliki karakter jamaah, lingkungan, sumber daya, dan tantangan yang berbeda, sehingga praktik yang dibagikan bukan untuk diseragamkan, tetapi dapat menjadi inspirasi untuk dikembangkan sesuai konteks masing-masing.

Dari Masjid Berjamaah, Bangun Umat Berkemajuan.

Share:
QIU QIU
Qiu Qiu
Rajapkv
DIVAQQ
Slot Gacor 777